This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 10 Agustus 2016

BERITA UMUM (KPK Gali Keterangan Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek Sumbar



KPK Gali Keterangan Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek Sumbar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap pemulusan rencana 12 proyek ruas jalan di Sumatera Barat, agar dibiayai lewat APBN Perubahan 2016.‎ Anggota Komisi III DPR I Putu Sudiartana telah berstatus sebagai tersangka dalam kasus ini.

KPK pun memeriksa I Putu Sudiartana sebagai saksi untuk tersangka dan Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tata Ruang dan Permukiman Sumbar Suprapto dalam kasus tersebut hari ini.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SPT (Suprapto)," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Putu telah hadir sekitar pukul 10.15 WIB. Namun, dia bungkam dan langsung masuk ke lobi KPK ketika ditanya soal kasus yang membelitnya.

Dua tersangka lainnya dalam kasus ini juga diperiksa. Keduanya yaitu staf Putu di Komisi III, Noviyanti, dan salah satu yang diduga sebagai perantara suap, Suhemi. Keduanya akan dikonfrontasi terkait apa yang diketahuinya dalam kasus ini.

"Kedua tersangka lainnya NOV (Noviyanti) dan SUH (Suhemi) memang juga dipanggil," ungkap Yuyuk.

Pada kasus dugaan suap pemulusan rencana 12 proyek ruas jalan di Sumatera Barat ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Kelimanya yakni anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat I Putu Sudiartana, staf Putu di Komisi III Noviyanti, Suhemi yang diduga perantara, seorang pengusaha bernama Yogan Askan, serta Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tata Ruang dan Permukiman Sumatera Barat Suprapto.

Putu, Noviyanti, dan Suhemi selaku penerima dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

Yogan dan Suprapto selaku pemberi dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Penetapan 5 tersangka ini merupakan hasil ‎operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Satgas KPK pada Selasa 28 Juni 2016 malam. Pada OTT yang dilakukan di sejumlah tempat itu, satgas KPK mengamankan enam orang. Namun, satu orang di antaranya dilepaskan karena tidak terbukti terlibat dalam transaksi suap ini.

Berita Umum (Ilham Habibie: Indonesia Lebih Tergantung Pesawat Ketimbang AS)



Ilham Habibie: Indonesia Lebih Tergantung Pesawat Ketimbang AS
Indonesia adalah negara kepulauan dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta. Tentu saja, ketersediaan alat transportasi darat, laut ataupun udara menjadi kebutuhan bagi warga. Khusus kebutuhan transportasi udara, jasa penerbangan di Tanah Air, kian dilirik dalam satu dekade terakhir.
Pakar penerbangan Ilham Habibie pun memaparkan kondisi kebutuhan transportasi udara di Indonesia. Menurut Ilham yang tak lain anak dari Presiden ke-3 Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, kebutuhan pesawat dapat dibandingkan dengan jumlah orang yang memerlukan jasa penerbangan di Tanah Air.
"Kalau kita lihat sekarang, tergantung dengan tahunnya kurang lebih di antara 70 dan 80 juta (orang) per tahun. Itu dalam 15 tahun yang lampau kita alami pertumbuhan minimal 15 persen per tahun, kadang hampir 20 persen," ucap Ilham Habibie saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, belum lama ini.
Menurut Doktor Ingenieur lulusan Technical University of Munich, Jerman tersebut, kebutuhan domestik terhadap pesawat dapat dibandingkan dengan negara yang mempunyai kemiripan dengan Indonesia. Terutama, melihat bagaimana negara itu menggunakan transportasi udara sebagai tulang punggung infrastruktur ataupun logistik mereka.
"Contohnya Amerika Serikat, kenapa dia kenapa tidak negara lain? Yang pertama ada kemiripan, dari besarnya. Amerika dari barat ke timur itu lebih kecil daripada Indonesia dari barat ke timur," Presiden Direktur PT ILTHABI Rekatama itu memaparkan.
Apalagi, imbuh Ilham, secara diagonal Indonesia seperti Amerika Serikat. "Jumlah penduduk mereka itu 320 juta, kita 250 juta. Ekonomi kita masih jauh di bawah mereka. Orang Amerika yang terbang kurang lebih tiga kali lipat dari jumlah penduduk hampir satu miliar. Kita 80 juta yang terbang, kita penduduknya 250 juta, jadi sepertiganya yang terbang."
Ilham memprediksi pada tahun 2030 nanti minimal ada 300 juta orang di Indonesia yang terbang dengan pesawat. "Katakanlah kita (Indonesia) dengan jumlah orang yang terbang pada 2030 itu sama dengan jumlah penduduk, itu 300 juta orang dari 80 juta orang yang saat ini terbang. Itu suatu peningkatan yang luar biasa," tutur Ilham.
"Jadi ketergantungan kita akan pesawat daripada di AS lebih besar, karena geo struktur kita adalah kepulauan," Ilham Habibie menandaskan.

Selasa, 09 Agustus 2016

BERITA UMUM (415 PNS Semarang Naik Haji Bareng Tahun Ini)



415 PNS Semarang Naik Haji Bareng Tahun Ini
Ratusan pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Semarang, Jawa Tengah dipastikan berangkat haji pada akhir Agustus 2016. Ratusan PNS ini jumlahnya lebih dari 35 persen dari seluruh jemaah haji asal Semarang.

Data dari Kementerian Agama Kota Semarang 2016, Kota Semarang memberangkatkan 1.433 orang. Dari jumlah itu, 415 di antaranya adalah para PNS.

Menurut Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Semarang Ahmad Syamsdin, profesi lain jumlahnya di bawah 100 orang. Secara rinci disebutkan PNS 415 orang, TNI 24 orang, pedagang 74 orang, nelayan dan petani 55 orang, sementara sisanya dari wiraswasta.

"Manifes para calon jemaah 
haji sudah lengkap. Tinggal mengurus persiapan akhir untuk pemberangkatannya saja," kata Ahmad Syamsudin, Senin, 8 Agustus 2016.

Terkait hal ini, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Semarang Bambang Sukono mengaku merasa heran dengan banyaknya jumlah PNS yang pergi berhaji pada 2016 ini. Meski demikian, ia tidak yakin data itu benar. Dasarnya adalah data dari Kemenag Kota Semarang tidak menyebutkan detail asal-usul para PNS itu.

"Saya yakin jumlah sebanyak itu tidak hanya berasal dari kalangan PNS Pemkot Semarang. Jumlah itu bisa jadi gabungan PNS dari provinsi juga. Dari Semarang, tidak sampai sebanyak itu," kata Bambang Sukono.

Bambang menyebutkan, pada 2015 jumlah PNS yang berangkat haji sekitar 130-an orang.  Sedangkan, jumlah PNS yang naik haji paling banyak terjadi pada 2011 lalu, yakni 170 orang.

"Tidak terlalu berpengaruh pada layanan publik. Selain itu, mereka juga berangkatnya secara bergelombang atau tidak serentak," tutur Bambang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melepas resmi rombongan jemaah haji di Gedung Wanita berpesan, agar semua calon jemaah haji Kota Semarang kuat, ikhlas, dan mengikuti aturan.

"Secara umum mereka sudah melakukan latihan. Perlu diperkuat lagi supaya kuat, ikhlas dan mengikuti aturan," kata Hendi.

Para jemaah 
haji diminta menghindari sikap sombong dan riya karena dengan sombong kadang-kadang bisa mendapatkan hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan.

BERITA UMUM (Saat Turki Tangkap 26 Ribu Orang, Erdogan Panggil Putin 'Dear')





Saat Turki Tangkap 26 Ribu Orang, Erdogan Panggil Putin 'Dear'
Lebih dari 26.000 orang ditangkap sehubungan dengan upaya kudeta yang gagal pada bulan lalu di Turki. Informasi itu disampaikan oleh oleh Menteri Kehakiman Turki, Bekir Bozdag.
"Sebanyak 16.000 orang secara resmi ditangkap dan ditahan, sementara yang lain 6.000 tahanan masih diproses," kata Bozdag dalam sebuah wawancara dengan Anadolu Agency yang disiarkan langsung di saluran televisi Turki seperti dikutip dari RTE, Selasa (9/8/2016).
Sementara 7.668 lainnya berada dijadikan subjek penyelidikan atas keterkaitannya dengan kudeta Turki, tetapi saat ini belum dilakukan penahanan.
Secara terpisah, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berkunjung ke Rusia.
Ia mengatakan dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Rusia Tass, bahwa kunjungannya ke St Petersburg akan membuka lembar baru dalam hubungan antara kedua negara.
Erdogan berbicara pada malam pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin di St Petersburg, ia bermaksud mengakhiri periode ketegangan tinggi setelah Turki menembak sebuah jet tempur Rusia dekat perbatasan Suriah November 2016 lalu.
Rusia memberlakukan sanksi perdagangan di Turki, dan jumlah wisatawan Rusia yang berkunjung ke negara itu menurun sebesar 87% pada semester pertama 2016.
Hubungan Turki dengan Eropa dan Amerika Serikat tegang akibat dampak dari kudeta gagal, Erdogan pun berharap perjalanannya ke Rusia akan memberikan jeda bagi pihak Barat untuk berpikir.
Dalam wawancara itu, Erdogan berulang kali menyebut Putin dengan sebutan "dear" atau "respected" dan memanggilnya teman.
"Saya melihat kunjungan ini sebagai awal baru, halaman baru dalam hubungan antara kedua negara. Saya ingin mengirim salam hangat untuk Vladimir (Putin) dan orang-orang Rusia, atas nama diri sendiri dan bangsa Turki," kata Erdogan kepada Tass.
Erdogan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Rusia, atas dukungannya selama upaya kudeta Turki yang gagal.